Buka puasa bersama teman-teman memang menyenangkan, namun jngan sampai mengabaikan tubuh. Meskipun sedang berpuasa, kondisi tubuh harus tetap fit selama menjalankan ibadah puasa dan menjelang hari raya.

Pada saat berbuka bersama, tentunya banyak jenis makanan yang dihidangkan, apalagi saat berbuka bersama seperti di restoran, hotel atau tempat yang menyediakan hidangan puasa secara buffe. Hal ini perlu diwaspadai dan perlu dijaga saat pertama kali mendengar azan maghrib berkumandang dan ingin menikmati makanan pertama kali.

Berikut ada beberapa tips sederhana agar tidak kalap saat pertama menikmati makanan buka bersama :

Awali berbuka puasa dengan minum air putih

Setelah azan berkumandang dan hendak berbuka, minumlah air putih segera saat waktu berbuka tiba. Air putih bertujuan untuk redehidrasi atau mengganti kehilangan cairan tubuh saat berpuasa. Selain itu, minum air putih dapat memberikan rasa kenyang di lambung sehingga tidak terdorong untuk makan berlebihan saat berbuka puasa.

Pilih Minuman Rendah Gula

Jika kamu menyukai minuman yang manis untuk berbuka puasa, pilihlah varian minuman yang lebih rendah gula sebagai contoh kalau orang jawa bilang “Teh Mondo” atau gula sedikit. Atau sebaiknya minum minuman seperti sari buah, selain rendah gula minuman ini juga mengandung gula alami.

Hindari Makanan Berat Langsung Saat Berbuka

Di Awal berbuka biasanya disediakan Ta’jil, Ta’jil atau makanan pembuka berfungsi untuk menghindari rasa tidak nyaman di perut, camilan sehat seperti buah kurma, buah-buahan, atau cookies rendah gula dapat digunakan sebagai ta’jil memakan hidangan utama.

Jangan Makan Gorengan

Hindari makanan yang digoreng langsung dan Pilih lauk pauk yang lebih rendah lemak misalkan ayam bakar, ayam tim daripada ayam goreng, atau pilih makanan berkuah segar dibandingkan kuah gulai maupun santan. Makan makanan berlemak saat awal berbuka tidak baik bagi kesehatan tentunya

Jangan Kekenyangan Saat Berbuka

Saat berbuka puasa, perhatikan juga asupan karbohidrat yang dikonsumsi. Disini bisa mengurangi sedikit porsi nasi putih atau mengganti nasi putih dengan nasi merah yang lebih sehat. Jika merasa kurang kenyang bisa menambahkan porsi sayuran atau lauk tinggi protein pada menu berbuka puasa, seperti tahu, tempe, ayam panggang, atau pepes.

Puasa yang dilakukan dengan benar dan selalu menjaga asupan nutrisi akan membantu menurunkan jumlah lemak, menjaga otot, dan menurunkan kolesterol. Oleh karena itu, jangan sampai ‘kalap’ saat sahur apalagi berbuka puasa. Tetap lakukan olahraga di sore hari agar badan tidak terasa lemas dan efektif untuk  membakar tumpukan lemak.